Kamis, 28 April 2011

RENUNGAN :1 TESALONIKA 5:12 – 15


1 TESALONIKA 5:12 – 15
KEKRISTENAN YANG DEWASA
KITA AKAN BELAJAR DARI RASUL PAULUS APA KRITERIA KEKRISTENAN YANG DEWASA

Penulis Rasul Paulus
Tujuan surat ini kepada orang – orang percaya yang ada di tesalonika ( Yahudi dan Yunani )
Kota  tesalonika berasal dari nama salah satu Putri Philipus ayah dari Alexander agung. Kota ini menjadi ibu kota Makedonia
Timotius  dan Silas
Ayat 12 -13a
1.     Menghormati ( oida)+ menghargai = memperhatikan
-         Siapa yang harus di hormati /yang hargai  :  orang yang memimpin kamu dalam Tuhan ( Hamba Tuhan )
               Proistemi = Memimpin – mengatur dan menolong siapa itu : Hamba Tuhan itu yaitu       :Timotius  dan Silas Filipi 2:28-30  
Ayat 13b 
2.     Hidup dalam damai /hidup rukun ( keselisihan, kececokan ,pertengkaran )
Hidup dalam Damai (Eireneuo)
      Markus : 9:50 Hendaklah kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain."

 Mazmur  Mazmur  133:1= alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!

Roma  15 :5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus,

Bagaimana bisa gereja dapat bertumbuh secara maksimal kalau jemaatnya kalau orang- orangnya tidak hidup damai ,rukun, kebersamaan dengan yang lai
Dan bagaimana mungkin itu bisa dikatakan jemaat yang sudah dewasa kerohaniannya  kalau hidupnya selalu membuat keonaran, keributan ,kesalapahaman sehingga menimbulkan perpecahan dan tidak ada  lagi kerukunan  diantara jemaat2 itu
3.     kepedulian ayat 14-15
mengapa : kalau kita lihat teks dimana kita harus menasehati= menegor =memperingati ( noutheteo)
 1 kor- 4:14 Hal ini kutuliskan bukan untuk memalukan kamu, tetapi untuk menegor kamu sebagai anak-anakku yang kukasihi.
 Kol 1:28 Dialah yang kami beritakan, apabila tiap-tiap orang kami nasihati dan tiap-tiap orang kami ajari dalam segala hikmat, untuk memimpin tiap-tiap orang kepada kesempurnaan dalam Kristus.

0 komentar:

Poskan Komentar